Showing posts with label Burung. Show all posts
Showing posts with label Burung. Show all posts
Cara Yang Pas Dan Sempurna Mengawali Beternak Burung Kenari

Cara Yang Pas Dan Sempurna Mengawali Beternak Burung Kenari

January 07, 2019
CARA TEPAT MENGAWALI TERNAK KENARI 

Terkadang kita sebagai pemula melihat kesuksesan orang lain dalam beternak kenari membangkitkan semangat / inspirasi bagai mana bisa menggandakan kesuksesanya, dalam beternak. Karena ini merupakan fitrah manusia. Terkadang seorang pemula pribadi emosi bagai mana menggandakan mereka, syukur bisa menyaingi bahkan bisa melebihi kesuksesannya. Maka dari sinilah orang bertindak ceroboh, membeli kenari setiap dia dapati dan dia senangi sehingga kadang jumlah yang tidak di beli tidak professional dengan cita – cita awal ingin beternak kenari.

Maka berikut ini uraian singkat wacana cara mengawali beternak kenari semoga sukses yang kita idamkan.

1. Mencari pejantan dan betina yang berkualitas.

Upayakan dalam hunting pejantan dan betina mencari yang berkwalitas dengan cara mengambil langkah kondusif membeli pada orang yang sangat di percaya dan sanggup bertanggung jawab serta usahakan posisi awal beli betina siapan dan pejantan siapan alasannya ialah resiko kegagalan lebih sedikit alasannya ialah ibaratnya kita yang beli barang kita yang buka segel.

2.Perbandingan sementara 1:4 

Sau jantan siapkan untuk mengawini 4 betina, alasannya ialah pada prakteknya nanti, tidak semuanya di kawini dalam sehari.

3.Materi yang akan di ternak harus terperinci trahnya.

Jangan membeli dari orang yang tidak terperinci / tidak credible, alasannya ialah sekali lagi, kita pengen ternak butuh kejelasan semoga karenanya nanti bisa maksimal.

4.Tanamkan Nilai – nilai atau sifat –sifat wirausaha dalam diri kita.

Seperti sifat : ulet, sabar, pantang menyerah, berani ambil resiko tidak gampang cengeng, tidak gampang mengeluh,dll.

5.Mempunyai guru yang baik.

Peranan seorang guru sangat besar lengan berkuasa pada anak didiknya, maka bila kita bisa menemukan guru yang baik memotivasi kita, memecahkan masalah, mau membantu dalam kesulitan kita maka ini sangat bagus.

Maka carilah sang guru peternak kenari yang baik walaupun kita harus banyak mengorbankan waktu untuk tiba berkunjung dan belajar. Bersabarlah dalam mencar ilmu bersama guru tersebut, walaupun bikin sebel,,, INGAT kunci kesuksesan kita dengan ilmu dan keahlian yang butuh dicari bukan Cuma mencar ilmu dari membeli buku.

6.Memperhatikan Budget / anggaran untuk membeli kenari.

Yaitu dengan cara membatasinya sesuai kemampuan yang kita miliki walaupun kita bahagia tapi berusahalah untuk kita tahan

7.Penataan Ruang.

Sebelum mengawali hunting kenari perlu dipikirkan, nantti dimana kenari akan diletakkan,,???
Karena ini merupakan daerah kita, ibaratnya meletakkan harta adapun cara penataan ruang akan kita bahas pada waktu – waktu mendatang Insya Allah

8.Membangun Relasi

Relasi disini para bakul atau pedagang, uang siap menampung hasil ternakan nanti, alasannya ialah kadang kalau lagi banyak anakan kita galau menjualnya.

9.Penataan waktu perawatan kenari.

Di sini penting alasannya ialah nantinya kenari yang kita beli harus di rawan se intensif dari sisi waktu yang akan kita curahkan.

10.Pembatasan Jumlah kenari yang akan di beli

Adapun klarifikasi ini akan kita sajikan pada artikel selanjutnya Dalam judul “MANAGEMEN TERNAK KENARI”

Semoga bermanfaat bagi saudara yang telah membaca... trim's

Burung Khas Riau

January 06, 2019
SERINDIT (Loriculus galgulus) KHAS RIAU

Serindit melayu atau dalam nama ilmiahnya Loriculus galgulus adalah sejenis burung yang terdapat di dalam genus burung serindit Loriculus. Burung ini berukuran kecil, dengan panjang mencapai 12 cm. Bulunya didominasi oleh warna hijau dengan bulu ekor berwarna merah. Burung jantan dan betina serupa. Burung serindit jantan mempunyai bercak kepala berwarna biru dan bercak tenggorokan berwarna merah. Burung betina berwarna lebih kusam dibanding jantan. Populasi Serindit melayu tersebar di hutan dataran rendah, dari permukaan maritim hingga ketinggian 1.300 m di negara Brunei,Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Serindit Melayu hidup dalam kelompok. Burung ini mempunyai kebiasaan aktif memanjat dan berjalan daripada terbang. Saat istirahat, burung serindit menggantungkan tubuh ke bawah. Pakannya terdiri dari sayuran hijau, buah-buahan, padi-padian dan aneka serangga kecil. Burung betina biasanya menetaskan antara tiga hingga empat butir telur yang dierami sekitar 18 hingga 20 hari.


Serindit melayu atau dalam nama ilmiahnya Loriculus galgulus  BURUNG KHAS RIAU
Gambar Burung  SERINDIT (Loriculus galgulus)
Serindit melayu atau dalam nama ilmiahnya Loriculus galgulus  BURUNG KHAS RIAU


Elang Bondol (Haliastur Indus) Burung Khas Dki Jakarta

January 05, 2019
ELANG BONDOL (Haliastur indus) KHAS DKI JAKARTA

Elang bondol atau dalam nama ilmiahnya yaitu Haliastur Indus yaitu spesies dari genus dari Haliastur. Burung Elang Bondol berukuran sedang (45 cm), berwarna putih dan coklat pirang. Elang bondol yang remaja berkarakter seluruh badan kecoklatan dengan coretan pada dada. Warna berubah putih keabu-abuan pada tahun kedua, dan mencapai bulu remaja sepenuhnya pada tahun ketiga. Ujung ekor bundar.Iris coklat, paruh dan sera abu-abu kehijauan, kaki dan tungkai kuning suram. Ketika dewasa, huruf tubuhnya yaitu kepala, leher, dada putih. Sayap, punggung, ekor dan perut coklat terang. Kontras dengan bulu primer yang hitam. Makanannya yaitu hampir semua binatang, hidup atau mati. Di perairan, makanannya berupa kepiting dan di daratan memakan anak ayam, serangga dan mamalia kecil. Sarang berukuran besar, dari ranting pada puncak pohon. Telur berwarna putih, sedikit berbintik merah, jumlah 2-3 butir. Berkembang biak pada bulan Januari - Agustus dan Mei - Juli. India, Cina selatan, Asia tenggara, Indonesia, Australia. Di Indonesia, penyebarannya ada di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua. Sedangkan di Indonesia dan India, sanggup ditemukan di kawasan pedalaman. Di Kalimantan sendiri, elang bondol sanggup ditemui di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Keberadaan elang bondol disana melimpah.

GAMBAR. ELANG BONDOL

Burung Khas Jawa Tengah Kepodang Emas (Oriolus Chinensis)Kepodang Emas (Oriolus Chinensis)

January 05, 2019
KEPODANG EMAS (Oriolus chinensis) KHAS JAWA TENGAH

Kepodang emas ialah burung berkicau (Passeriformes) yang memiliki buluyang indah dan juga populer sebagai burung pesolek yang selalu tampil cantik, rapi dan higienis termasuk dalam menciptakan sarang. Kepodang merupakan salah satu jenis burung yang sulit dibedakan antara jantan dan betinanya menurut bentuk fisiknya. Burung kepodang termasuk jenis burung kurungan alasannya ialah dibeli oleh masyarakat sebagai penghias rumah, oleh akhirnya burung ini masuk dalam komoditas perdagangan yang menciptakan populasinya semakin kecil. Burung kepodang berasal dari daratan China dan penyebarannya mulai dari India, Asia Tenggara, kepulauan Philipina, termasukIndonesia yang mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Burung ini hidup di hutan-hutan terutama di tempat tropis dan sedikit di tempat sub tropis dan biasanya hidup berpasangan . Di pulau Jawa dan Bali burung kepodang sering disebut dengan kepodang emas. Burung kepodang berukuran relatif sedang, panjang mulai ujung ekor sampai paruh berkisar 25 cm. Burung ini berwarna hitam dan kuning dengan strip hitam melewati mata dan tengkuk, bulu terbang sebagian besar hitam. Tubuh bab bawah keputih-putihan dengan burik hitam, iris merah, bentuk paruh meruncing dan sedikit melengkung ke bawah, ukuran panjang paruh kurang lebih 3 cm, kaki hitam. Burung ini menghuni hutan terbuka, hutan mangrove, hutan pantai, di tempat-tempat tersebut sanggup dikenali dengan kepakan sayapnya yang kuat, perlahan, mencolok dan terbangnya menggelombang.
 
 
 
Gambar. KEPODANG EMAS (Oriolus chinensis)

Inilah Burung Khas Di Yogyakarta

January 05, 2019
PERKUTUT (Geopelia striata) KHAS DI YOGYAKARTA

Perkutut Jawa (Geopelia striata, familiaColumbidae) yaitu sejenis burungberukuran kecil, berwarna abu-abu yang banyak dipelihara orang alasannya keindahan suaranya. Dalam tradisi Indonesia, terutama Jawa, sampai keadaannya di alam mulai terancam. Perkutut masih berkerabat erat dengan Tekukur Biasa, Dederuk Jawa, danmerpati. Burung perkutut bertubuh kecil. Panjangnya berkisar antara 20-25 cm. Kepalanya membulat kecil, berwarna abu-abu. Paruhnya panjang meruncing dengan berwarna biru keabu-abuan. Mata burung perkutut lingkaran dengan iris berwarna abu-abu kebiru-biruan. Lehernya agak panjang dan ditumbuhi bulu-bulu halus. Bulu disekitar dada dan leher membentuk contoh garis melintang berwarna hitam dan putih. Bulu yang menutupi tubuh perkutut berwarna kecokelatan. Pada bulu sayap terdapat garis melintang berwarna cokelat tua. Bulu ekornya yang juga berwarna cokelat agak panjang. Jari-jari perkutut berjumlah 8 dengan kuku-kuku yang runcing. Makara jumlah jari sebelah kaki yaitu 4. Tiga dari empat jarinya ada di depan dan sebuah jari di belakang. Jari-jari perkutut berkhasiat untuk bertengger.


Gambar. Burung PERKUTUT KHAS DI YOGYAKARTA

Binatang Khas Papua Barat Cenderawasih Merah (Paradisaea Rubra)

January 03, 2019
CENDERAWASIH MERAH (Paradisaea rubra) KHAS PAPUA BARAT

Cendrawasih merah atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea rubra adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 33 cm, dari margaParadisaea. Burung ini berwarna kuning dan coklat, dan berparuh kuning. Burung jantan cukup umur berukuran sekitar 72 cm yang termasuk bulu-bulu hiasan berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bab sisi perutnya, bulu muka berwarna hijauzamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat bau tanah dan tidak punya bulu-bulu hiasan. Endemik Indonesia, Cendrawasih merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, provinsi Irian Jaya Barat. Cendrawasih merah yaitu poligamispesies. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cendrawasih Merah terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.Beberapa jenis cendrawasih yang sanggup ditemui di Indonesia, yakni cendrawasih gagak (Lycocorax pyrrhopterus), cendrawasih panji (Pteridophora alberti), cendrawasih kerah (Lophorina superba), cendrawasih paruh-sabit kurikuri (Epimachus fastuosus), cendrawasih botak (Cicinnurus respublica), cendrawasih raja (Cicinnurus regius), cendrawasih belah rotan (Cicinnurus magnificus), cendrawasih bidadari halmahera (Semioptera wallacii), cendrawasih mati kawat (Seleucidis melanoleuca), cendrawasih kuning kecil (Paradisaea minor), cendrawasih kuning besar (Paradisaea apoda), cendrawasih raggiana (Paradisaea raggiana), cendrawasih merah (Paradisaea rubra). Cendrawasih merah bersifat poligami spesies. Burung jantan akan memikat pasangannya dengan ritual tarian dengan memamerkan bulu-bulu hiasannya. Musim kawin burung cendrawasih merah terjadi pada bulan Mei sampai Agustus. Saat demam isu kawin, paling banyak 3-4 jantan akan memperebutkan satu betina. Padahal, di waktu normal 1-2 jantan hanya memperebutkan satu betina. Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan yang terus berlanjut, serta populasi dan kawasan dimana burung ini ditemukan sangat terbatas, Cendrawasih Merah dievaluasikan sebagai beresiko hampir terancam di dalam IUCN Red List. Burung ini didaftarkan dalam CITES Appendix II.

Gambar.Burung CENDERAWASIH MERAH (Paradisaea rubra)